Bukan Sekadar Kostum, Ini Makna Tersembunyi di Balik 'The Queen of Kalong' Nanda Aprianty
Penampilan Nanda Aprianty Arief di ajang Puteri Indonesia 2026 berhasil mencuri perhatian. Ia tampil dalam sesi Traditional Costume Show dengan kostum bertajuk The Queen of Kalong from South Sulawesi, sebuah karya yang tidak hanya memikat secara visual tetapi juga sarat makna budaya.
Kostum ini menjadi representasi identitas Sulawesi Selatan yang dikemas dalam bentuk artistik dan penuh filosofi.
Terinspirasi Legenda Ratu Kalong dari Soppeng
Konsep kostum ini berangkat dari kisah masyarakat Soppeng tentang Ratu Kalong, sosok legendaris yang dipercaya sebagai penjaga keseimbangan alam.
Cerita tersebut diterjemahkan ke dalam desain yang menggambarkan koloni kalong yang hidup berdampingan dengan manusia, menjadikan kostum ini sebagai media untuk memperkenalkan budaya lokal ke panggung nasional.
Proses Singkat dengan Hasil Maksimal
Di balik kemegahannya, kostum ini dibuat dalam waktu yang sangat terbatas, sekitar dua minggu. Meski singkat, proses kreatifnya dilakukan dengan penuh ketelitian.
Ario Burnama bersama Al Dursan merancang setiap detail dengan cermat, mulai dari sketsa hingga tahap akhir produksi.
Mereka memastikan setiap elemen tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki makna yang kuat.
Detail Kostum dan Filosofi Warna
Kostum ini menonjolkan siluet sayap besar yang merepresentasikan kalong, lengkap dengan sulaman detail yang presisi.
Mahkota menjadi elemen utama yang dirancang menyerupai koloni kalong di malam hari, menciptakan kesan misterius namun elegan saat terkena cahaya panggung.
Pemilihan warna juga memiliki filosofi mendalam
Ungu melambangkan kebangsawanan dan spiritualitas
Hitam menggambarkan kekuatan dan perlindungan
Emas menjadi simbol harapan dan kesejahteraan
Perpaduan ini menghadirkan tampilan yang tidak hanya megah tetapi juga bermakna
Membawa Cerita Lokal ke Panggung Nasional
Bagi Nanda Aprianty Arief, kostum ini adalah cara untuk memperkenalkan cerita lokal kepada audiens yang lebih luas
Melalui panggung Puteri Indonesia 2026, ia ingin menunjukkan bahwa budaya daerah memiliki nilai besar yang layak dikenal dunia
Lebih dari Sekadar Penampilan
Kostum The Queen of Kalong membuktikan bahwa dalam dunia pageant, keindahan tidak hanya terletak pada visual, tetapi juga pada cerita dan makna di baliknya
Karya ini menjadi simbol bahwa identitas budaya dapat diangkat secara modern tanpa kehilangan esensi aslinya
Yuk ikuti terus perkembangan paling up to date seputar pageant Indonesia dan internasional hanya di sini
Baca Juga
Road to the Crown Dimulai! Miss Universe 2026 Resmi Umumkan Jadwal Final dan Rangkaian Agenda Utama
Supramodel of the Year Miss Supranational 2026, Deretan Finalis Favorit Tampil Memukau
Ksatria Fest 3.0 Satukan Tradisi dan Kreativitas Lewat Konsep TradiPop, Dukungan Publik Bersama Kreen Indonesia Voting Digital Terpercaya