Yuk, Berpetualang di Air Terjun Yogyakarta!
Ternyata, Yogyakarta tidak hanya mempunyai wisata budaya seperti Candi Prambanan sebagai ikon wisatanya, SoDest. Karena, kota ini juga menyuguhkan petualangan wisata alam, yaitu air terjun yang patut kamu kunjungi! Inilah 6 air terjun di Yogyakarta yang akan membuat kamu menyesal jika tidak mengunjunginya:
- Air Terjun Sri Gethuk
Air terjun Sri Gethuk yang terletak di Dusun Menggoran, Desa Wisata Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, sebenarnya mempunyai 2 nama, yaitu air terjun Slempret. Di mana, nama ini berkaitan erat dengan mitos atau cerita masyarakat sekitar tentang seorang raja jin bernama Angga Meduro yang sangat menyukai musik gamelan Jawa, dan alat musiknya tersebut dipercaya tersimpan di sekitar air terjun ini.
Namun, terlepas dari mitos tersebut, air terjun Sri Gethuk memiliki keindahan alamnya yang masih sangat terawat dan asri seperti layaknya di Green Canyon. Air terjun dengan tinggi 50 meter ini, berasal dari 3 mata air, yaitu mata air Ngandong, Dong Poh, dan Ngumbul, yang kemudian mengalir ke Sungai Oyo. Di air terjun ini, SoDest bisa sepuasnya berenang, body rafting, flying fox, atau memancing di kolam pemancingan.
- Air Terjun Kedung Kandang
Air terjun Kedung Kandang merupakan salah satu wisata andalan di Yogyakarta yang berada di kawasan Desa Wisata Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul. Uniknya, air terjun ini memiliki kontur yang bertingkat-tingkat, yang terletak di tengah-tengah hamparan sawah nan hijau atau bahkan menguning ketika musim panen hampir tiba.
Selain itu, batuan berwarna hitam yang merupakan bagian dari Gunung Api Purba, membuat air terjun ini terlihat menarik. Untuk menjelajahi setiap tingkatan air terjun ini, SoDest harus tracking melewati pematang sawah yang agak licin, dengan bantuan menggunakan tangga atau tali yang sudah disediakan di sana.
- Air Terjun Setawing
Air terjun Setawing yang berlokasi di Desa Jatimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, memiliki pesona keindahan yang hanya bisa dinikmati saat musim penghujan saja.
Hal ini disebabkan, karena air terjun Setawing hanya terjadi musiman, yaitu musim hujan, sedangkan di musim kemarau, air terjun ini tak setetes pun keberadaannya. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 45 meter ini pun airnya bercucuran hingga melebar ke bawah.
- Air Terjun Jurang Pulosari
Air terjun Jurang Pulosari yang berada di Njurug, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, terbilang cukup kecil lantaran tingginya hanya 5-7 meter saja. Walaupun kecil, namun air terjun yang berada di antara dua perbukitan ini masih sangat asri dan belum dijamah karena letaknya yang tersembunyi.
Oleh karena itulah, udara di sekitar air terjun ini pun sangat sejuk. Untuk SoDest yang ingin berkunjung, maka datanglah saat musim penghujan, karena volume airnya akan mengalir secara maksimal dan pemandangan alamnya sangat terlihat jelas. Selain menikmati pemandangan alam, SoDest juga bisa melakukan kegiatan olahraga fisik seperti panjat tebing ataupun outbond.
- Air Terjun Pantai Jogan
Sesuai dengan namanya, air terjun pantai Jogan berada tepat di bibir Pantai Jogan, di mana air terjun ini akan jatuh langsung dari atas tebing ke bibir laut Jogan. Itulah kenapa, air terjun ini menempati posisi istimewa karena keunikannya tersebut.
Air terjun yang berada di Purwodadi, Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta ini, memiliki ketinggian sekitar 10 meter dengan sumber air yang berasal dari perbukitan karst di sebelah utara. Di lokasi ini, SoDest akan menemukan air tawar yang bercampur dengan air laut di atas pasir putih. Di mana, saat air laut tidak surut, ombak pantai bisa mencapai air terjun.
- Air Terjun Kembang Soka
Air terjun Kembang Soka yang berlokasi di Dusun Gunung Kelir, Desa Jatimulyo, Kecamatan Kulon Progo, Yogyakarta, memiliki keunikan di mana airnya yang jernih berpadu dengan batuan air terjunnya berwarna kekuningan. Selain itu, walaupun batuan air terjun dan dasar sungainya berwarna kekuningan, tebing yang berada di sisinya berwarna merah maroon.
Di air terjun ini pun juga terdapat banyak kolam alami di sepanjang aliran Sungai Kembang Soka, dan air kolam alaminya tersebut berwarna hijau tosca. Di kawasan ini, SoDest bisa menyelusuri tingkat demi tingkat hingga ke tingkat paling atas, di mana terdapat dua mata air yang menjadi sumber airnya Kembang Soka.
Jadi, itulah 6 air terjun di Yogyakarta yang menjadi lokasi petualangan kamu dalam berwisata air, SoDest. Dan masih banyak lagi petualangan wisata air di Yogyakarta yang harus kamu ketahui sebagai referensi kamu ketika akan berkunjung ke kota tersebut.
Maka, yuk ikuti webinar Kreen Destination Series: Outdoor Water Adventures Around Yogyakarta, secara gratis! SoDest bisa mendaftar melalui aplikasi KREEN dengan download aplikasinya di Play Store ya, atau bisa klik langsung di link di bawah ini …
https://play.google.com/store/apps/details?id=id.kreen.android.app
Source:
dolandolen.com
idntimes.com
travel.kompas.com
jogjaspace.com
visitingjogja.com
dinpar.kulonprogokab.go.id