Pesona De Djawatan, Hutan Fantasi ala Film ‘The Lord of The Rings’ di Banyuwangi
Banyuwangi, sebuah kawasan yang berada di ujung paling timur pulau Jawa ini tak habis-habisnya menawarkan keindahan alam bak surga dunia. Mulai dari Kawah Ijen,Taman Nasional Baluran, dan Pantai Teluk Hijau yang membuat para wisatawan takjub dengan pesona keindahannya.
Salah satu objek wisata di Banyuwangi yang menawarkan keindahan alam hutan nan rindang dan asri adalah hutan De Djawatan. Konon katanya, hutan De Djawatan ini dulunya digunakan sebagai tempat pengelolaan kereta api dan lokasi penyimpanan kayu jati berkualitas di Banyuwangi.
Baca juga : Pesona Seribu Penari yang Memikat Hati di Taman Gandrung Terakota
Sayangnya, lahan seluas 3,8 hektare ini kemudian dibiarkan terbengkalai sehingga pohon-pohon di dalamnya tumbuh rindang tanpa ada yang merawat. Kini, hutan De Djawatan dikelola dan direnovasi oleh pihak Perhutani Banyuwangi menjadi objek wisata unik andalan Banyuwangi.
Kira-kira kenapa, ya hutan De Djawatan ini jadi salah satu objek wisata yang wajib SoDest kunjungi saat berada di Banyuwangi? Yuk, lanjutin bacanya, ya!
1. Disebut Mirip dengan Hutan Fangorn di Film ‘The Lord of The Rings’

Sumber : kumparan.com
Hutan De Djawatan diisi oleh deretan pohon trembesi berukuran raksasa yang rimbun. Oleh karena itu, hutan ini disebut-sebut sangat mirip dengan hutan Fangorn dalam salah satu adegan di film ‘The Lord of The Rings’ yang juga diisi dengan pohon-pohon besar yang meliuk dan akar yang menjalar.
Bagi kamu pecinta film ‘The Lord of The Rings’ atau wisatawan yang ingin melihat keindahan hutan rimbun Fangorn, beruntungnya kamu tak perlu jauh-jauh ke Selandia Baru tempat hutan Fangorn berada. Datang saja ke hutan De Djawatan! Pasti bakal disuguhin panorama yang serupa.
2. Spot Foto Pesona Pohon Trembesi Raksasa yang Instagramable

Sumber : travel.tribunnews.com
Hunting foto dengan pemandangan deretan pohon trembesi raksasa menjadi lokasi yang sangat sempurna untuk penikmat spot instagramable. Siapkan pose terbaikmu dan biarkan keindahan perpaduan cerah dari langit dan warna hijau dari pepohonan deretan pohon trembesi menjadi latar belakang fotomu!
Sementara itu, waktu terbaik untuk mendapatkan hasil foto yang ciamik adalah di sore hari. Saat sinar matahari mulai menyeruak melalui celah dedaunan dan membentuk berkas cahaya, jatuh cantik ke permukaan, membuat fotomu makin estetik.
Baca juga : 5 Benteng di Maluku yang Punya Pesona Alam dan Cerita Sejarahnya
3. Berkeliling Hutan De Djawatan Sambil Menikmati Udara Segar

Sumber : hypeabis.id
Sesampainya di sana, SoDest bakal disambut deretan pohon trembesi berukuran besar dengan dahan yang meliuk-liuk lebar tumbuh rindang bak kanopi. Konon, ada 805 pohon trembesi berumur sekitar 100 - 150 tahun yang mengisi hutan De Djawatan.
Bagi yang belum tahu, pohon trembesi sendiri memiliki kemampuan daya serap CO2 yang sangat tinggi, sehingga tidak heran kalau udara di sekitar hutan De Djawatan sangat segar. Sangat cocok buat kamu yang ingin melepaskan penat dari hiruk pikuk perkotaan dengan berkeliling di hutan ini.
Selain jalan kaki dengan santai, naik delman, kuda, atau ATV bisa banget SoDest pilih kalau mau berkeliling di hutan De Djawatan ini.
Libur lebaran sebentar lagi tiba. Manfaatkan libur lebaranmu dengan mengunjungi hutan De Djawatan, serasa berada di bawah rangkaian payung alam raksasa! Aplikasi KREEN bisa bantu booking perjalanan dan penginapan mu ke Banyuwangi dengan mudah dan cepat. Yuk, download di Google Play Store! Atau klik link di bawah ini, ya!
Sumber :
kumparan.com
travel.kompas.com
today.line.me