Terkini
Kreen Media
Sport

Jepang Gelar Jamuan untuk Kontingen Indonesia Jelang Asian Games 2026

kreen
kreen
Author
23 September 2026 4 menit baca
Jepang Gelar Jamuan untuk Kontingen Indonesia Jelang Asian Games 2026

Sumber foto: rri.co.id


Persiapan kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026 tidak hanya berlangsung di arena latihan. Dukungan juga datang melalui hubungan antarkedua negara. Menjelang penyelenggaraan Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang menggelar jamuan makan malam untuk memberikan dukungan kepada kontingen Merah Putih.

Jamuan tersebut diprakarsai Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ueno Atsushi. Pertemuan ini menjadi salah satu bentuk dukungan Jepang kepada atlet Indonesia yang akan bertanding dalam ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Bagi kontingen Indonesia, momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sebelum para atlet menjalani persaingan di berbagai cabang olahraga.

Jepang Beri Dukungan Sebelum Persaingan Dimulai

Asian Games 2026 menjadi agenda besar bagi para atlet dari berbagai negara Asia. Indonesia sendiri mengirimkan ratusan atlet untuk bertanding di Aichi dan Nagoya.

Pemerintah Indonesia sebelumnya mengukuhkan 432 atlet dari 35 cabang olahraga untuk memperkuat kontingen pada Asian Games 2026. Pelepasan kontingen dilakukan di Istana Negara pada 9 September 2026.

Di tengah persiapan tersebut, jamuan yang digelar Duta Besar Jepang Ueno Atsushi memberikan ruang bagi perwakilan kedua negara untuk bertemu sebelum kompetisi berlangsung.

RRI melaporkan bahwa jamuan tersebut digelar 11 hari sebelum pembukaan Asian Games 2026. Dengan demikian, kegiatan itu berlangsung pada fase akhir persiapan kontingen sebelum bertolak dan memulai agenda pertandingan di Jepang.

Dukungan seperti ini tidak hanya berkaitan dengan kompetisi. Pertemuan antara perwakilan Jepang dan kontingen Indonesia juga memperlihatkan hubungan antarkedua negara yang terjalin melalui olahraga.

Asian Games 2026 Jadi Ruang Pertemuan Indonesia dan Jepang

Olahraga kerap menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan masyarakat dan pemerintah dari berbagai negara. Hal serupa terlihat dalam penyelenggaraan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir sebelumnya juga menyambut kontingen Indonesia di Nagoya. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa perjalanan menuju Asian Games tidak hanya diwarnai latihan, tetapi juga disiplin, pengorbanan, serta berbagai tantangan yang harus dilewati atlet.

Penyambutan tersebut sekaligus menunjukkan adanya dukungan dari perwakilan Indonesia selama kontingen berada di Jepang.

Dengan demikian, rangkaian dukungan menjelang Asian Games 2026 berlangsung dari berbagai sisi. Tidak hanya melalui persiapan teknis atlet, tetapi juga melalui kehadiran perwakilan diplomatik Indonesia dan Jepang.

Indonesia Siapkan Rumah Indonesia di Nagoya

Dukungan untuk atlet Indonesia juga diwujudkan melalui fasilitas khusus selama berada di Jepang.

Pemerintah Indonesia menyiapkan Rumah Indonesia di kawasan Sakaemachi, Nagoya. Fasilitas tersebut berfungsi sebagai tempat penginapan sekaligus pusat koordinasi bagi kontingen Merah Putih selama Asian Games 2026.

Rumah Indonesia kemudian diresmikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir bersama Chef de Mission Tim Indonesia Todotua Pasaribu, Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, serta Ketua Komite Olimpiade Nasional Indonesia Raja Sapta Oktohari.

Keberadaan fasilitas tersebut dirancang untuk membantu kebutuhan atlet dan ofisial selama berada di Nagoya. Rumah Indonesia juga memiliki ruang pertemuan serta fasilitas pendukung lainnya.

Chef de Mission Tim Indonesia Todotua Pasaribu menyebut Rumah Indonesia juga berfungsi sebagai tempat berkumpul dan pusat koordinasi. Fasilitas itu bahkan digunakan untuk membantu kebutuhan akomodasi ketika terdapat persoalan teknis terkait tempat tinggal kontingen.

Dukungan Tidak Berhenti pada Seremoni

Jamuan yang digelar Jepang dan keberadaan Rumah Indonesia menunjukkan bahwa persiapan kontingen Asian Games 2026 tidak hanya berbicara mengenai target dan pertandingan.

Ada pula aspek dukungan, koordinasi, hubungan antarlembaga, hingga kenyamanan atlet selama menjalani kompetisi.

Dalam konteks hubungan Indonesia-Jepang, jamuan yang digelar Duta Besar Jepang menjadi salah satu bentuk interaksi diplomatik melalui olahraga. Sementara bagi kontingen Indonesia, dukungan tersebut hadir ketika para atlet memasuki periode penting menjelang pertandingan.

Pada Asian Games 2026, Indonesia membawa 432 atlet yang tersebar di 35 cabang olahraga. Kontingen tersebut sebelumnya telah dilepas secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto pada 9 September 2026.

Kontingen Indonesia Jalani Perjuangan di Aichi-Nagoya

Asian Games ke-20 berlangsung di kawasan Aichi-Nagoya, Jepang. Ajang ini mempertemukan kontingen dari berbagai negara Asia dalam puluhan cabang olahraga.

Setelah rangkaian persiapan selesai, atlet Indonesia mulai menjalani pertandingan sesuai jadwal masing-masing cabang olahraga. Kehadiran kontingen Merah Putih di Jepang juga didukung oleh berbagai fasilitas dan pendampingan selama kompetisi berlangsung.

Bagi para atlet, persiapan panjang yang dilakukan di Indonesia kini berlanjut ke arena pertandingan. Sementara bagi Indonesia dan Jepang, rangkaian penyambutan serta jamuan sebelum kompetisi menjadi bagian lain dari cerita Asian Games 2026.

Dukungan tersebut memperlihatkan bahwa Asian Games bukan hanya tentang pertandingan dan perolehan medali. Ajang olahraga multinasional juga menjadi ruang pertemuan antarnegeri, termasuk melalui hubungan Indonesia dan Jepang yang terjalin di luar arena pertandingan.


kreen
kreen
Author
399 artikel telah dipublikasikan