Deretan Wisata di Karst Rammang-Rammang Ini Pesonanya Tak Tertandingi
Kawasan karst Rammang-Rammang terletak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Secara etimologi, “Rammang-Rammang” berasal dari bahasa Bugis yang artinya awan atau kabut. Arti tersebut dikarenakan setiap pagi dalam musim apa pun memang sering muncul kabut di kawasan karst. Dengan menawarkan panorama gugusan pegunungan kapur, karst Rammang-Rammang ini menjadi karst terluas ketiga di dunia, setelah Cina Selatan dan Vietnam.
Pesona yang tak tertandingi di kawasan karst ini pun juga dilengkapi dengan berbagai macam wisata yang bisa dikunjungi oleh para wisatawan, seperti padang Ammarung yang menjadi spot foto terbaik untuk melihat landscape Kampung Berua dari atas ketinggian. Selama perjalanan menuju padang ini, kamu akan menyusuri pematang sawah dan tambak-tambak ikan. Kemudian menyeberang jembatan kayu di atas aliran sungai Pute, serta memanjat bukit-bukit berbatu hingga tiba di puncaknya.
Selanjutnya, ada sungai Pute yang memiliki pemandangan luar biasa indah, yang dihiasi dengan pepohonan di sepanjang sungai, tingginya tebing karst, serta batuan karang di sebagian sungai. Ketika kamu menyusuri sungai ini, kamu hanya dapat mendengar suara burung-burung yang beterbangan. Layaknya sungai Amazon, sungai Pute juga dihiasi oleh pohon nipah yang merupakan tanaman khas daerah tropis, serta terdapat beberapa tanaman bakau dengan akar yang terlihat. Jika kamu ingin ke desa wisata Rammang-Rammang, maka kamu akan menyusuri sungai ini, di mana sebelum sampai ke desa wisata tersebut, kamu bisa menikmati keindahan goa di dalam sungai Pute.
Masuk ke desa wisata, yaitu Kampung Berua. Di kampung ini, kamu bisa menginap di vila unik dan Instagenik yang terletak di bibir pantai. Vila tersebut bernama Eco-Lodge Rammang-Rammang. Dikatakan unik, karena vila ini memiliki bentuk dengan memadukan gaya arsitektur rumah adat dari Lombok dan Bugis, yang didominasi oleh unsur kayu dan beratapkan rumbia. Kampung Berua menjadi sebuah perkampungan yang hanya memiliki 15 rumah, di mana semuanya masih berada dalam satu keluarga. Keluarga tersebutlah yang mendiami kawasan karst Rammang-Rammang dari turun-temurun. Dengan keindahan gunung karst yang mengelilinginya, kawasan Kampung Berua pun telah ditetapkan sebagai Taman Nasional Geopark pada tahun 2017.
Terletak di tengah-tengah sawah warga, terdapat Taman Batu dengan latar belakang gunung karst yang menjulang tinggi, di mana di bawahnya ada pula genangan air yang merendam batu. Taman batu ini begitu menarik, karena bentuk dan warnanya yang unik serta eksotik. Belum lagi, lumut hijau muda yang menempel pada sisi bagian bawah batu tersebut, menambah nuansa sejuknya Rammang-Rammang.
Setelah lelah menjelajahi tempat wisata yang disajikan Rammang-Rammang, kamu pun bisa beristirahat di kafe yang Instagramable, yang sangat diminati oleh wisatawan. Hal ini karena, hampir semua bahan dari kafe ini terbuat dari bahan alam. Pemandangan karst dan sawah yang masih sangat alami dan terdengar jelas suara air yang mengalir di sungai Pute, akan memanjakan mata kamu. Buat kamu pecinta fotografi, maka kafe ini menjadi spot foto terbaik dengan latar belakang bentangan gugusan karst Rammang-Rammang yang sangat indah.
Kalau kamu ingin berkunjung ke satu tempat, namun bisa menikmati berbagai macam destinasi wisata. Maka, karst Rammang-Rammang adalah jawabannya! Kamu tidak perlu ke luar negeri, karena di Sulawesi Selatan ini, kamu bisa menemukan surga dunia tersembunyi dengan pesonanya yang tak tertandingi.
Source:
Webinar Kreen Destination Series “Makassar: The Gate of Eastern Indonesia with Delightful Culinary” with Alfian (Owner Makassar Tour)
mydaypack.com
suara.com
anekawisatanusantara.blogspot.com
talif.id
kompasiana.com
travel.detik.com
makassar.tribunnews.com
genpi.id
indonesia.travel
gambarwisata.com
nativeindonesia.com