Dari Mimpi Menjadi Amanah: Perjalanan Galo Prasasti Menuju Juara 1 Mbak Duta Wisata Kabupaten Pemalang 2025
Nama saya Galo Prasasti, kerap di panggil dengan sebutan Galo, lahir pada 2 April 2009. Perjalanan saya mengikuti ajang Duta Wisata Kabupaten Pemalang menjadi salah satu pengalaman paling berharga dalam hidup saya. Sedari saya menginjak bangku sekolah menengah pertama saya sudah memiliki keinginan besar untuk mengikuti pemilihan mas dan mbak duta wisata kabupaten pemalang. Saya yakin ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang proses belajar, pengembangan diri, serta mengenal potensi daerah yang saya banggakan.
Tahap Seleksi Awal
8 November 2025, langkah pertama saya untuk mengikuti seleksi, dengan dukungan dan doa dari ibu dan bapak saya, saya percaya ini akan menjadi hasil yang terbaik.
Perjalanan ini dimulai dari seleksi tertulis, di mana saya dan para peserta diuji mengenai pengetahuan umum, terutama terkait pariwisata, budaya, dan wawasan daerah Kabupaten Pemalang. Pada tahap ini, saya belajar bahwa menjadi duta wisata tidak cukup hanya percaya diri, tetapi juga harus memiliki pemahaman yang kuat tentang daerah sendiri.
Setelah itu, saya mengikuti tes psikologi. Tahap ini menguji kepribadian, cara berpikir, kestabilan emosi, serta seberapa jauh kita memahami diri sendiri. Dari tes ini, saya semakin mengerti dengan kata kata ‘ Jadilah teman terbaik untuk dirimu sendiri. ‘ Karena saya semakin yakin bahwa ketika saya menjadi pribadi yang bisa menjadi teman terbaik untuk diri saya sendiri itu akan mempermudah saya di setiap langkah yang saya ambil.
Tahap selanjutnya adalah wawancara. Tahap ini menguji kemampuan komunikasi, sikap, serta motivasi saya mengikuti Duta Wisata Kabupaten Pemalang. Di sini, saya menyampaikan jawaban dengan penuh keyakinan dan saya berharap segala jawaban yang saya berikan akan berdampak positif untuk kedepannya. Saya menyadari bahwa seorang duta wisata harus mampu menyampaikan gagasan dengan baik serta menjadi representasi positif.
Masuk 10 Besar
Pukul 18.30 alhamdulillah proses panjang tersebut akhirnya membawa saya masuk ke 10 besar finalis. Saat pengumuman itu disampaikan, perasaan saya bercampur antara haru, bangga, dan tidak percaya. Mendengar nama saya dipanggil sebagai salah satu finalis 10 besar menjadi bukti bahwa setiap usaha, doa, dan latihan yang saya jalani tidak sia-sia.
Masuk ke tahap ini merupakan sebuah pencapaian besar bagi saya. momen ini saya jadikan sebagai motivasi untuk tampil lebih maksimal dan bertanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan.
Unjuk Bakat
Saya pribadi yang senang sekali mencoba hal baru dan memiliki banyak hobi, seperti menyanyi, membaca, bermain alat musik dan menari. Saya menyadari bahwa menari adalah salah satu bakat yang saya punya dan perlu dikembangkan, hingga akhirnya sedari saya menginjak Sekolah Dasar hingga saat ini saya senang sekali dengan menari dan menjadi salah satu bakat saya.
Menginjak bangku Sekolah Menengah Atas, saya mengexplore banyak hal baru, salah satunya yaitu mempelajari alat musik drum, saat unjuk bakat ini akhirnya saya menampilan menari dan bermain drum. unjuk bakat mengajarkan saya untuk lebih berani tampil, percaya pada kemampuan sendiri, dan menghargai proses. Tidak hanya tentang hasil, tetapi tentang bagaimana saya bisa menunjukkan versi terbaik dari diri saya.
Pembekalan Materi
15 November 2025, saya bersama para finalis lainnya mengikuti kegiatan pembekalan materi. Dalam kegiatan ini, kami mendapatkan berbagai materi penting seputar kepariwisataan, public speaking, etika duta wisata, hingga pengembangan kepribadian. Pembekalan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan sekaligus mempersiapkan kami sebagai representasi daerah Kabupaten Pemalang.
Disini, saya sudah merasakan kehangatan kekeluargaan di antara saya dan seluruh finalis, karena kami semakin dekat dan senang sekali berdiskusi bersama, saya menyadari kegiatan pembekalan materi ini bukan hanya sekedar materi, namun juga bagaimana saya dan teman – teman menciptakan rasa kekeluargaan untuk bekal kami kedepannya.
City Tour ke Bukit Tangkeban
16 November 2025, kami mengikuti kegiatan city tour ke Bukit Tangkeban. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung untuk mengenal salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Pemalang. Ini adalah kegiatan yang pastinya sangat di tunggu oleh saya dan teman-teman. Melalui city tour ini, saya tidak hanya menikmati keindahan alam, disini juga mempelajari mengenai ecoprint dan mencoba berbagai wahana yang menyenangkan. Kegiatan ini menciptakan rasa kekeluargaan yang semakin erat di antara kami semua.
Momen Terakhir di Grand Final
Puncak dari seluruh rangkaian perjalanan ini adalah malam grand final Duta Wisata Kabupaten Pemalang, sebuah momen yang penuh haru dan penuh ketegangan. Seluruh finalis berdiri di atas panggung dengan membawa seluruh perjuangan yang sudah di lalui melalui proses panjang.
Saat sudah mencapai puncak top 2, suasana terasa begitu hening dan menegangkan. Ketika akhirnya nama saya, Galo Prasasti, diumumkan sebagai Juara 1 Mbak Duta Wisata Kabupaten Pemalang, perasaan campur aduk antara tidak percaya, haru, dan bahagia menyelimuti diri saya. Tepuk tangan, sorak dukungan, serta senyum dari para finalis dan penonton menjadi momen yang tidak akan pernah saya lupakan.
Berdiri di tengah panggung sebagai Juara 1, saya merasakan kebanggan terhadap diri saya sendiri. Namun lebih dari itu, saya menyadari bahwa gelar ini bukan hanya sebuah prestasi, melainkan amanah dan tanggung jawab besar. Saya berjanji pada diri sendiri untuk menjalankan peran sebagai duta wisata dengan sepenuh hati, membawa nama baik Kabupaten Pemalang, serta turut berkontribusi dalam mempromosikan pariwisata dan budaya daerah.
Malam grand final menjadi penutup perjalanan yang sangat bermakna. Saya ucapkan terima kasih banyak atas segala doa dan dukungan dari ibu dan bapak, keluarga besar saya, keluarga besar SMA Negeri 1 Randudongkal, segenap keluarga besar Pak Dalang dan disparporapemalang, sahabat saya dan seorang yang terus menyemangati saya serta seluruh pihak yang telah berkontribusi. Pengalaman ini akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup saya.
Perjalanan mengikuti Duta Wisata Kabupaten Pemalang telah membentuk saya menjadi pribadi yang lebih percaya diri, disiplin, dan bertanggung jawab. Pengalaman ini juga menanamkan rasa cinta yang lebih besar terhadap pariwisata dan budaya daerah. Bagi saya, ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan langkah awal untuk terus belajar, berkembang, dan berkontribusi positif bagi Kabupaten Pemalang.
Baca Juga
Cerminkan Identitas Budaya Bangsa, Grand Final Pesona Batik Nusantara Favorit 2026 Digelar Meriah: Kreen Indonesia Kawal Dukungan Masyarak Melalui E-Voting
Face Of Indonesia Jawa Barat 2026 Sukses Digelar, Cirilla Mecca Said Raih Voting Tertinggi Melalui Platform Voting Terpercaya: Kreen Indonesia
CBE 2026 Satukan Kopi, Teh, Cokelat, dan Wine dalam Ruang Bisnis & Lifestyle Experience