Berburu 7 Jajanan Khas Sumatra Barat untuk Oleh-Oleh
Sumatra Barat dikenal dengan makanan mendunianya, apa lagi kalau bukan rendang. Tapi, tidak hanya rendang saja yang harus kamu coba, karena jika kamu ke suatu daerah akan kurang lengkap kalau kamu tidak mencicipi juga berbagai macam jajanan khas daerah tersebut, terutama di Sumatra Barat.
Inilah 10 jajanan khas Sumatra Barat yang wajib kamu buru untuk dijadikan oleh-oleh:
- Sala Lauak
Camilan wajib khas Kota Pariaman ini, berbahan dasar tepung beras dengan isian ikan (lauak), ikan teri atau jenis ikan asin lainnya. Ketika kamu mengunjungi pasar tradisional di Kota Pariaman, maka kamu akan mencium aroma Sala Lauak yang sedang dimasak oleh para pedagang. Sebagai camilan tersendiri, Sala Saluak juga cocok disantap dengan menu lainnya sebagai pendamping, seperti mie, soto, bakso, dan sate.
- Galamai/Kalamai
Walaupun di setiap daerah di Indonesia terdapat dodol, tapi untuk dodolnya Ranah Minang ini memiiki perbedaan dalam bahan dasar pembuatannya, yaitu tepung beras ketan, santan, gula aren, dan kacang yang disangrai. Dodol Galamai ini memiliki rasa manis dan juga kenyal, serta menjadi kue wajib saat ada acara pernikahan di Sumatra Barat.
- Kipang
Di daerah Minang, kipang mempunyai banyak ragam pilihan, yaitu kipang kacang, kipang beras, sampai kipang jagung. Namun, pada umumnya pembuatan kipang ini berbahan dasar kacang tanah yang disatukan atau dipadatkan dengan gula aren. Bentuk dari kipang ini adalah persegi panjang, yang memiliki rasa manis, renyah, dan gurih.
- Bika Panggang
Jika kamu mengenal Bika Ambon, maka kamu juga harus kenalan dengan bika panggang khas Sumatra Barat. Bika yang dipanggang di atas tungku api ini, terbuat dari santan, tepung beras, dan gula, yang kemudian dibungkus dengan daun jati. Bika panggang ini ternyata menjadi jajanan yang paling dirindukan oleh para perantau yang berasal dari Minang. Bika ini pun sudah populer sejak zaman penjajahan Belanda.
- Ampiang Dadiah
Ampiang Dadiah adalah yoghurt tradisional khas Minangkabau. Ampiang yang berarti beras ketan, dan Dadiah yang berarti susu kerbau yang difermentasikan dalam sebuah bambbu yang telah mengeras. Biasanya, Ampiang Dadiah ini memiliki rasa manis dari gula merah yang dicairkan. Namun, seiring berjalannya waktu, Ampiang Dadiah memiliki varian rasa yang beragam, seperti rasa stroberi, cokelat, vanila, hingga diberi topping es krim.
- Puluik Manih
Di Indonesia, setiap daerahnya pasti kue wajik dengan nama yang berbeda-beda, tidak terkecuali di Sumatra Barat yang dikenal dengan sebutan Puluik Manih. Puluik Manih ini berbahan dasar beras ketan, dan bahan pendukung lainnya.
- Baluik Kariang
Baluik Kariang merupakan bahan makanan kering yang siap dimasak, seperti ikan bilih, atau belut kering khas Minang. Di Padang, belut diawetkan dengan cara dikeringkan, kemudian dikemas, dan siap dijual.
Walaupun di antara makanan khas Sumatra Barat ini ada yang mirip dengan biasa kita temukan, namun pasti ada yang membedakannya, namanya saja berbeda, pasti rasanya juga berbeda dong. Jadi, kalau kamu ke Sumatra Barat, jangan lupa membeli ketujuh oleh-oleh ini ya.
Source:
gramho.com
popbela.com
idntimes.com
wahyuku.com
cekaja.com
jualanmakanan.com